Program Kerja Desa Lubuk Kertang

1.  Pendidikan

Setiap tahunnya anak-anak tamatan SMP/MTS yang berada di Desa Lubuk Kertang berkisar 130-an orang. Anak-anak ini jika ingin menempuh pendidikan SMA/SMK harus menempuh jarak sekitar 7-15 km.

Desa Lubuk Kertang memiliki potensi di bidang Pertanian dan Perikanan, maka kami mengharapkan dibangunnya sekolah SMK di Desa Lubuk Kertang. Dengan tujuan untuk menampung anak-anak tamatan SMP/MTS dari desa Lubuk Kertang dan sekitarnya. Hal ini berhubungan dengan rencana pengembangan Potensi Desa Lubuk Kertang di bidang Pertanian dan Perikanan yang dilakukan oleh putera daerah dengan cara berwirausaha.

2.  Kilang Padi Modern.

Lubuk Kertang memiliki wilayah pertanian sebesar 830 ha. Tiap hektar mampu menghasilkan 6 ton padi setiap panen. Jika digabungkan dengan wilayah pertanian dari desa tetangga, yaitu Desa Tanjung Pasir, Pintu Air, dan Pangkalan Batu dapat diperkirakan menghasilkan 20.000 ton padi per panen selama 6 bulan.

Melihat banyaknya hasil panen padi yang dihasilkan petani di Desa Lubuk Kertang, pihak desa berharap dapat menyiapkan Kilang Padi Modern di Desa Lubuk Kertang untuk mempermudah para petani dalam menyalurkan hasil panen ke Desa Lubuk Kertang.

Tujuan Kilang Padi Modern ini untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga, serta meningkatkan persaingan para petani. Dimana Kilang ini dapat menampung 1000 ton padi perharinya. Dimana hasil gabah perharinya 50 ton sehingga menghasilkan beras 3000 ton perhari. Dimana Lubuk Kertang merupakan Lumbung Pangan se Kab. Langkat

3.  Embung

Pokok mata pencaharian di Desa Lubuk Kertang salah satunya bersumber dari pertanian. Dimana pertanian adalah mata pencaharian mayoritas dari penduduknya. Luas areal persawahan yang ada di Lubuk Kertang berkisar 830 hektar yang masih tadah hujan. Dimana dari areal tersebut menghasilkan tidak kurang dari 5 ribu ton padi.

Maka diharapkan dari hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembuatan Embung. Seluas 13 hektar wilayah persawahan dimana sudah menjadi Aset Negara di bawah Kementerian Keuangan.

 

4. 4 in 1

Hutan Desa yang ada di Desa Lubuk Kertang memiliki luas sebesar 290 ha. Dimana sekitar 10-30 ha akan dikelola desa untuk membuat lahan 4 in 1.

 1.  Pengembangan/Penggemukan Sapi.

Pengembangbiakan atau penggemukan Sapi adalah salah satu program dari 4 in 1 ini. Dimana diupayakan 500-1000 ekor sapi yang berasal dari milik masyarakat, bantuan/mitra, dan program ketahanan pangan ini akan dikelola di areal yang telah disediakan. Areal ini telah memiliki Ijin Kementerian Kehutanan Desa selama 30 tahun.

2. Bio Gas

Bio Gas yang bersumber dari Kotoran Sapi ini akan disimpan pada Bunker untuk dijadikan pengolahan Garam. Dimana diperkirakan garam yang dihasilkan mencapai 50-80 ton perhari. Karena pada tahun 80-an Lubuk Kertang menjadi desa penghasil Garam.

Akan diupayakan desa memiliki minimal 4 bunker dengan kapasitas 10 ton.

3. Pupuk Organik

Kotoran Sapi yang tidak produktif lagi akan disediakan Sendimen yang ukurannnya L : 2 m, P : 7 m dan Kedalaman: 3 m.
Sendimen ini akan mengolah kotoran sapi tersebut menjadi Pupuk Organik. Maka akan disiapkan Kawasan Industri Lubuk Kertang.

4. Pengolahan Jerami Padi

Selama ini Jerami Padi yang ada di desa selalu dibakar oleh petani, karena mereka tidak tahu jerami ini dapat dimanfaatkan dengan baik. Maka pihak desa akan menampung jerami padi tersebut untuk makan sapi yang dikelola tersebut.

 

5.  Karbon

Desa Lubuk Kertang berbatasan dengan Desa Tanjung Pasir. Dimana Desa Tanjung Pasir terdapat PLTU yang selalu mengeluarkan Karbon. Dimana Karbon ini sangat berbahaya bagi kehidupan, baik masyarakat maupun tumbuhan disekitarnya.

Dengan adanya  Hutan Mangrove seluas 1200 ha di Desa Lubuk Kertang, maka karbon yang timbul dari pengoperasian PLTU tersebut dibersihkan oleh oksigen-oksigen dari tanaman Mangrove tersebut.

Hutan Mangrove ini dapat mencegah dari pemanasan global, menjaga oksigen stabil dan melindungi kehidupan makhluk hidup. Maka desa berharap akan adanya kontribusi atas oksigen yang dihasilkan dari Hutan Mangrove Lubuk Kertang.

 

6.  ESDM (Energi Sumber Daya Mineral)

Di Lubuk Kertang memiliki 273 sumur ex Pertamina yang masih produktif dan tidak produktif lagi. Selama ini keberadaan sumur tersebut belum menampakkan hasil yang positif bagi masyarakat sekitar, bahkan masyarakat belum mendapat manfaat apapun dengan keberadaan sumur tersebut.

Ada kemungkina di dalam sumur tersebut mengandung LNG, namun diperlukan penelitian dan Eksplorasi lebih lanjut. Sehingga Desa berharap jika dikelola dengan baik dapat meningkatkan Ekonomi masyarakat.

7.  Destinasi Wisata

      • Wisata Pendidikan
      • Wisata Pertanian
      • Wisata Hutan
      • Wisata Perikanan
      • Wisata Seni Budaya, Seni Agama
      • Wisata Produk Hasil Desa